Hampir Sebulan Krisis Air Bersih, Warga Purwasari Regency Keluhkan Sarana Air yang Kering

Terkini 10 Aug 2026 08:32 2 min read 157 views By Wahyu

Share berita ini

Hampir Sebulan Krisis Air Bersih, Warga Purwasari Regency Keluhkan Sarana Air yang Kering
Sukabumi, amunisicyber.my.id — Kemarau panjang mulai dirasakan masyarakat di berbagai wilayah. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah sumber air...

Sukabumi, amunisicyber.my.id — Kemarau panjang mulai dirasakan masyarakat di berbagai wilayah. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah sumber air mengalami kekeringan dan berdampak langsung terhadap kebutuhan sehari-hari warga. Salah satunya terjadi di Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

 

Warga Perumahan Purwasari Regency mengeluhkan kondisi sarana air bersih yang sudah hampir satu bulan tidak mengalir. Akibatnya, warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, mulai dari mandi, mencuci, memasak hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

 

Sejumlah warga berharap pengurus perumahan maupun pihak terkait segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan tersebut. Menurut warga, air bersih merupakan kebutuhan pokok yang tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.

Kondisi tersebut juga menjadi perhatian warga karena lokasi Perumahan Purwasari Regency berada tidak jauh dari kawasan industri, termasuk PT Tirta Fresindo Jaya (AQUA).

 

Warga berharap keberadaan perusahaan di sekitar wilayah tersebut dapat turut menjadi perhatian dalam persoalan ketersediaan air bersih masyarakat.

“Sudah hampir sebulan air tidak ada. Kami sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Air itu kebutuhan utama, jadi kami berharap ada tindakan secepatnya,” keluh salah seorang warga.

 

Warga meminta pengurus perumahan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, serta pihak terkait untuk mencari solusi, termasuk menyediakan pasokan air bersih sementara apabila sumber air belum dapat kembali normal.

 

Di tengah kondisi kemarau panjang, masyarakat berharap persoalan air bersih tidak hanya menjadi keluhan warga, tetapi mendapatkan penanganan konkret dari pihak-pihak yang memiliki kewenangan.

Hingga berita ini ditulis, warga masih menunggu langkah nyata untuk mendapatkan kembali akses air bersih yang layak. (Wahyu) 

AmunisiCyber
Chat with us on WhatsApp