Calon Jemaah Haji Minta Kejelasan Nasib, Pihak Travel Al-Hasan Masih Bungkam

Nasional 05 Aug 2026 14:20 3 min read 94 views By Wahyu

Share berita ini

Calon Jemaah Haji Minta Kejelasan Nasib, Pihak Travel Al-Hasan Masih Bungkam
SUKABUMI, AMUNISICYBER.MY.ID – Keresahan sejumlah calon jemaah haji dan umroh yang mendaftar melalui PT Al-Hasan Travel Haji dan Umroh, Bojongge...

SUKABUMI, AMUNISICYBER.MY.ID – Keresahan sejumlah calon jemaah haji dan umroh yang mendaftar melalui PT Al-Hasan Travel Haji dan Umroh, Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, hingga kini masih berlanjut. Para calon jemaah mengaku belum mendapatkan kejelasan mengenai kepastian keberangkatan, status dana yang telah mereka setorkan, serta jaminan keamanan terhadap uang yang telah dibayarkan kepada pihak travel.

 

Keresahan tersebut semakin meningkat setelah muncul informasi mengenai persoalan hukum yang diduga berkaitan dengan pengelolaan dana calon jemaah. Di sisi lain, pihak calon jemaah juga mengeluhkan sulitnya berkomunikasi dengan pengelola travel. Bahkan, menurut keterangan salah seorang calon jemaah, nomor telepon pihak yang disebut sebagai pengelola travel, H. Agung, hingga kini sulit dihubungi.

 

“Saya sudah menyetorkan uang kepada pihak travel sebesar Rp22 juta, untuk dana umroh, Saya minta uang kembali, namun menurut kuasa saya, pihak Al-Hasan tidak bisa mengembalikan uang dan akan memberangkatkan saya pada bulan September. Saya diminta untuk melunasi Rp13 juta lagi. Tapi saya khawatir tidak berangkat,” ujar Titin kepada awak media beberapa waktu lalu. 

 

Titin mengaku semakin khawatir karena hingga saat ini belum mendapatkan penjelasan yang menurutnya dapat memberikan kepastian mengenai keberangkatannya.

 

“Karena sampai sekarang belum ada penjelasan apa pun dari travel yang meyakinkan kami sebagai calon jemaah. Mau tenang bagaimana, H. Agung sebagai pengelola travelnya saja tidak bisa dihubungi,” bebernya.

 

Keresahan serupa juga dirasakan Handa, calon jemaah lainnya yang mendaftar melalui PT Al-Hasan untuk program haji plus/puroda. Kepada awak media, Handa menyampaikan bahwa total dana yang telah disetorkannya kepada pihak travel mencapai Rp160 juta. Besarnya dana yang telah disetorkan tersebut membuat Handa  mempertanyakan kepastian keberangkatan serta status dana mereka.

Handa, berharap pihak travel dapat memberikan penjelasan secara terbuka dan transparan, terutama mengenai status dana yang telah disetorkan serta kepastian program haji yang mereka ikuti.

 

Sementara itu, Hj. Iis Zaenal, yang diketahui merupakan ibu dari H. Agung yang disebut sebagai salah satu pengelola Travel Al-Hasan, ketika ditemui awak media mengatakan dirinya siap memberikan solusi kepada Titin.

Hj. Iis menyatakan siap membantu agar Titin dapat diberangkatkan. Namun, dirinya mengaku tidak sanggup apabila diminta mengembalikan dana yang telah disetorkan Titin.

 

“Kalau untuk mengembalikan uang, saya tidak bisa. Untuk atas nama Ibu Titin, saya bertanggung jawab akan diberangkatkan. Kalau yang Pak Handa dan yang lainnya saya tidak bertanggung jawab. Nanti saja sama A (H. Agung),” ujar Hj. Iis.

 

Sebelumnya, Hj. Iis juga menyampaikan bahwa dirinya tidak dapat bertanggung jawab terkait pengembalian dana seluruh calon jemaah. Ia meminta persoalan tersebut dikonfirmasi langsung kepada H. Agung selaku pihak yang disebut mengelola travel.

Menurut pengakuannya, dirinya tidak mengetahui secara langsung mengenai sirkulasi keuangan yang dikelola pihak travel dan mengaku tidak diberitahukan oleh H. Agung.

 

Para calon jemaah berharap pihak pengelola PT Al-Hasan segera memberikan penjelasan secara terbuka mengenai status dana jemaah, legalitas program yang diikuti, jadwal keberangkatan, serta mekanisme pengembalian dana bagi jemaah yang memilih membatalkan keberangkatan.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Al-Hasan Travel Haji dan Umroh maupun H. Agung selaku pihak yang disebut sebagai pengelola belum berhasil dimintai keterangan untuk memberikan klarifikasi atas keluhan dan pernyataan para calon jemaah. (Red/Rd)

AmunisiCyber
Chat with us on WhatsApp